Tampilkan postingan dengan label Resume. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resume. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Agustus 2013

RESUME OSKM 21 Agustus 2013


RESUME OSKM 21 Agustus 2013
by Michelle Diana (19813043)

Pada hari Rabu, 21 Agustus 2013 lalu, ITB menyelenggarakan kegiatan seminar Strategi Sukses Dalam Kampus (SSDK), yang dibagi per fakultas, sebagai rangkaian dari kegiatan Orientasi Studi Keluarga Mahasiswa (OSKM) ITB 2013 yang sedang berlangsung dalam minggu ini. SSDK yang berlangsung selama 2 hari ini bertujuan membekali para mahasiswa baru angkatan 2013 untuk menghadapi dunia baru perkuliahan di ITB.
Dalam sesinya di hari pertama, terdapat topik utama yang menekankan pada pengembangan karakter yang harus dimiliki sebagai seorang mahasiswa ITB. Seperti yang telah kita ketahui bersama, bahwa di ITB dikenal masa Tahap Persiapan Bersama (TPB) sebagai tahun pertama berkuliah sebelum masuk ke jurusan. Di masa-masa inilah seringkali terdapat kasus mahasiswa yang dikeluarkan atau di DO dari ITB. Data menunjukkan bahwa hal ini terjadi bukan karena mahasiswa ITB yang tidak mampu menyesuaikan diri dengan pelajaran,  melainkan lebih dikarenakan mahasiswa yang kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan baru, dan mengatur waktu serta prioritasnya. Oleh sebab itulah ITB memfasilitasi mahasiswa barunya dengan kegaiatan SSDK ini.
Di SSDK ini para mahasiswa baru angkatan 2013 diajarkan mengenai Learning Passion, Time and Compassing, serta How To Win a Relationship. Dengan adanya materi tersebut, diharapkan mahasiswa dapat selalu menemukan dan mengingat motivasi belajarnya, memanjemen waktunya dengan baik, dan dapat bergaul serta sehat dalam lingkungan sosialnya.
Setelah Seminar SSDK yang cukup panjang ini, kegiatan OSKM dilanjutkan dengan kumpul bersama kelompok OSKM yang telah dibagi sedemikan rupa sehingga tergabunglah para mahasiswa baru ITB angkatan 2013 yang terdiri dari berbagai fakultas. Kelompok ini dimentori oleh tiga orang kakak kelas yang bertugas untuk membimbing para mahasiswa baru selama OSKM.
Dalam kelompok kecil ini, para mahasiswa kembali diberikan materi yang sangat bermanfaat untuk menyiapkan diri sebagai seorang calon pemimpin masa depan. Materi yang pertama adalah mengenai Ketuhanan, sebagaimana sila pertama dalam dasar negara kita. Yang dimana bahwasannya sebagai seorang mahasiswa yang menjunjung tinggi idealisme, visi-visinya harus ditujukan berdasarkan nilai-nilai Ketuhanan tersebut.
Materi yang kedua ialah materi mengenai pola piker 3K (Kritis, Kreatif, dan Konstruktif). Tentunya sebagai seorang mahasiswa yang kelak akan membangun bangsa, kita harus memiliki ketiga pola pikir ini. Kritis adalah dimana kita tidak boleh menerima segala sesuatunya secara mentah-mentah dan harus dapat menganalisa kebenarannya terlebih dahulu.Lalu kita juga harus kreatif, yakni dapat melihat segala hal dari berbagai sudut pandang,  dan menemukan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat demi memajukan bangsa ini. Dan yang terakhir serta tidak boleh kita lupakan adalah bahwa segala hal yang kita lakukan tersebut haruslah bersifat Konstruktif,  yakni bersifat membangun dan memiliki dampak positif yang berkepanjangan dan tidak boleh didasarkan oleh kepentingan segelintir pihak.
Kedua materi ini disajikan dalam bentuk diskusi kelompok, dimana pada materi yang kedua para mahasiswa baru dibagi ke dalam kelompok yang lebih kecil dan diberikan sebuah permasalahan dan dituntut untuk mencari solusinya berdasarkan pola pikir 3K tersebut. Ulasan mengenai hasil diskusi masing-masing kelompok dapat dilihat pada entri sebelumnya yang telah di post.


Rabu, 21 Agustus 2013

Resume Kelompok 71 Tanggal 21 Agustus 2013

Kami mahasiswa baru ITB 2013 mengikuti kegiatan seminar ‘Strategi Sukses di Kampus’ (SSDK) sesuai fakultas kami masing-masing. Kami banyak belajar di acara SSDK ini. Salah satunya adalah cara-cara dalam bersosialisasi di kampus dan sharing tentang proses pembelajaran di kampus. Kegiatan ini tentu sangat berguna bagi kami, karena dapat mengetahui garis besar perkuliahan yang akan kami hadapi nanti. Kami juga menjadi sadar akan pentingnya sosialisasi antar individu sehingga dapat menambah wawasan kami. Selain itu, kami juga disadarkan bahwa visi dan misi sangat penting dalam menentukan langkah kami kedepannya dan untuk menemukan motivasi kembali di kala kita sedang terjatuh.


Ada beberapa materi penting yang bisa kami ambil dan kami praktekan di kehidupan perkuliahan nanti. Pada materi ‘Timing and Compassing’, kita diajarkan untuk membagi waktu dengan baik agar dapat mencapai visi dikemudian hari. Di materi ini, kita diajarkan untuk memilah kegiatan sehari-hari kedalam 4 bagian. Yang pertama, penting dan mendesak. Yang kedua, penting dan tidak mendesak. Yang ketiga, penting dan tidak mendesak. Yang terakhir, tidak penting dan tidak mendesak. Kita harus memperbanyak alokasi waktu untuk kegiatan penting dan tidak mendesak, karena itu merupakan apa yang disebut ‘Quality Time’


Pada materi belajar efektif, kami diajarkan untuk mengidentifikasi  cara belajar yang baik untuk setiap orang. Secara garis besar ada 3 cara belajar: 1. Visual, belajar dengan melihat gambar-gambar; 2. Auditori, belajar dengan mendengar apa yg diucapkan; 3. Kinestetik, belajar sambil menggerakkan anggota tubuh. Kami juga diajarkan cara mencatat yang efektif, yaitu dengan ‘Metode Cornel’. Kemudian dijelaskan pula tentang kegiatan unit dan manajemen waktu.


Setelah SSDK kami melanjutkan kegiatan dengan berdiskusi kelompok dengan kakak-kakak taplok. Dengan basecamp di Cisitu, kami memulai dengan penjelasan dan sharing mengenai visi antarnggota.
Materi pertama yaitu visi ketuhanan. Visi merupakan hal yang sangat penting bagi kami untuk menjalani kehidupan. Visi menjaga kami tetap fokus dalam menjalani kegiatan-kegiatan serta merupakan motivasi di kala kami sedang menghadapi berbagai tantangan. Visi sebaiknya berjangka panjang, spesifik dan dapat diukur. Unsur ketuhanan sangat dibutuhkan karena pada dasarnya seluruh ajaran agama akan mengarahkan kita pada kebaikan. Dengan visi ketuhanan, kami akhirnya membuat visi masing-masing yang dapat memberikan pengaruh positif pada banyak orang jika tercapai nanti.


Kemudian kami diberikan materi kedua yaitu konsep K3 (berfikir kritis, kreatif, konsumtif). Kami langsung menerapkannya dalam tugas kami dengan berdiskusi. Pikiran kami pun menjadi lebih terbuka dalam mencari solusi dari masalah-masalah yang ada. Selain itu, diskusi ini membuat kami mulai dapat melihat masalah dari berbagai sisi. Kegiatan hari ini sangat berguna karena menambah wawasan dan merubah pola pikir kami menjadi lebih terbuka juga membuat kami lebih mengenal satu sama lain.

Pada akhirnya, kami diberikan sebuah pesan yang sangat berat. Bahwasanya, di pundak kami ada tanggung jawab terhadap 1000 rakyat Indonesia yang tidak boleh kami lupakan. Bahwa sesungguhnya kami semua mempunyai utang terhadap bangsa ini. Karena itu, kami akan berusah untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater